Cara Cek Endapan Toren – Menjaga kebersihan tempat penampungan merupakan hal yang sangat penting pada saat ini.
Akan tetapi banyak orang sering merasa malas karena proses pembersihan tempat penampungan biasanya memakan waktu yang sangat lama.
Oleh karena itu, perlu memahami cara cek endapan toren secara praktis agar kualitas airnya tetap terjaga dengan baik.
Pemeriksaan rutin bisa mencegah penumpukan lumpur yang bisa merusak saluran pipa air pada area tersebut.
Kondisi air yang kotor dalam tempat penampungan biasanya disebabkan oleh partikel pasir dan lumut yang mulai tumbuh.
Endapan tersebut akan mengendap pada dasar torennya dan bisa ikut mengalir ke dalam keran wastafel.
Melalui artikel kali ini akan membahas lebih lanjut cara mengecek endapan toren. Jadi, untuk lebih jelasnya simak artikel berikut.
Cara Mudah Cek Endapan Toren Tanpa Perlu Kuras

Memastikan kebersihan penampungan air merupakan bagian dari gaya hidup sehat yang sering kali terabaikan karena proses perawatannya cukup merepotkan.
Sebagian besar pemiliknya baru menyadari adanya masalah ketika aliran air mulai berbau atau keran tersumbat oleh kotoran lumpur.
Nah, berikut ini ada beberapa cara mudah cek endapan tempat penampungan tanpa perlu kuras yaitu:
1. Melakukan Pemantauan Visual dengan Senter Kuat
Cara pertama yang paling sederhana adalah dengan membuka tutup toren pada siang hari lalu menyinari bagian dasarnya menggunakan senter.
Jika air masih jernih maka akan melihat dasar torennya dengan jelas, namun jika terdapat bayangan gelap yang bergeser maka itu adalah endapan lumpur.
2. Menampung Air pada Gelas Bening
Cobalah menampung air dari keran yang posisinya paling dekat dengan toren ke dalam gelas kaca bening.
Diamkan gelas tersebut selama sekitar 30 menit lalu perhatikan apakah terdapat butiran pasir halus mengendap.
3. Menggunakan Tongkat Tes Sederhana
Bisa menggunakan tongkat kayu atau pipa paralon bersih yang memasukkannya hingga menyentuh dasar toren secara tegak lurus.
Tarik tongkat tersebut secara perlahan lalu amati bagian ujungnya apakah terdapat noda lumpur atau lendir menempel.
4. Memeriksa Kejernihan pada Filter Sedimen
Jika area tersebut lengkap dengan penyaring air transparan sebelum masuk ke instalasi pipa, periksalah kondisi kartrid filter tersebut.
Filter yang berubah warna menjadi cokelat gelap dalam waktu singkat, menandakan bahwa toren sedang menampung banyak partikel tanah atau karat.
5. Mencium Perubahan Aroma Air
Perhatikan jika air pada bak mandi mulai mengeluarkan aroma tanah atau bau amis yang tidak biasa saat menggunakannya.
Bau tersebut biasanya berasal dari aktivitas bakteri pada endapan organik yang sudah mengendap.
6. Mengambil Sampel Dasar dengan Selang Kecil
Gunakan selang plastik transparan kecil lalu masukkan salah satu ujungnya hingga ke dasar torennya untuk mengambil sedikit sampel air.
Cara ini memberikan gambaran nyata mengenai kualitas air yang paling bawah.
7. Memantau Debit Aliran Keran
Perhatikan jika tekanan air mulai mengecil secara bertahap meskipun kondisi pompa air masih bekerja dengan baik.
Endapan yang sudah sangat tebal sering kali menutupi lubang outlet pada bagian bawahnya.
8. Memeriksa Dinding Bagian Dalam Toren
Perhatikanlah area dinding pada sekitar permukaan air, jika terlihat lapisan licin berwarna hijau atau hitam maka itu adalah pertumbuhan lumut.
Dengan melihat kondisi dindingnya, maka bisa memprediksi tingkat kekotoran dasar torennya.
Tips Praktis Menjaga Kualitas Air pada Toren

Menjaga kebersihan sumber air merupakan langkah pencegahan yang sangat penting untuk melindungi kesehatan seluruh penggunanya.
Air yang tertampung pada torennya sering kali mengalami penurunan kualitasnya. Berikut ini ada beberapa tips praktis dalam menjaga kualitas airnya pada tempat penampungan yaitu:
1. Memastikan Tutup Toren Selalu Terkunci Rapat
Langkah paling sederhana namun penting adalah memastikan tutup torennya selalu terpasang dengan sempurna dan terkunci.
Periksalah kondisi tutup secara berkala agar tidak ada celah bagi kontaminan luar untuk mencemari cadangan airnya.
2. Menggunakan Filter Air pada Pipa Masuk (Pre Filter)
Pasanglah sistem penyaringan atau filter sedimen pada pipa yang menyalurkan air dari pompa menuju ke dalam torennya.
Filter ini berfungsi untuk menyaring butiran pasir, lumpur, dan karat logam sebelum air tersebut sempat mengendap pada dasarnya.
3. Memilih Lokasi Penempatan yang Teduh
Sebisa mungkin letakkanlah tempat penampungan air pada area yang terlindungi dari paparan sinar matahari secara langsung setiap harinya.
Suhu air yang hangat akibat terik matahari akan mempercepat proses pembusukan partikel organiknya.
4. Memilih Toren dengan Teknologi Anti Lumut
Saat membeli penampungan baru, pastikan memilih produk yang memiliki lapisan dinding tebal serta teknologi light-block sangat handal.
Lapisan ini berfungsi untuk mencegah sinar ultraviolet menembus ke dalam torennya, sehingga fotosintesis lumut tidak terjadi.
5. Melakukan Pengurasan Ringan Secara Rutin
Bisa melakukan pembuangan air melalui pipa pengurasan dasar (drain) selama beberapa menit setiap 1 atau 2 bulan sekali.
Teknik kuras ringan ini bertujuan untuk membuang sedimen yang baru saja mengendap.
6. Menjaga Kebersihan Pipa Penyaluran
Pastikan seluruh penyaluran pipa yang menuju ke rumah dalam kondisi sangat baik dan tidak memiliki kebocoran.
7. Membersihkan Area Sekitar Penempatan Toren
Pastikan area pada sekeliling menara toren atau tempat meletakkan tempat penampungan dalam keadaan bersih dan bebas dari genangan sampah.
8. Menghindari Penggunaan Bahan Kimia Berlebihan
Jangan sembarangan memasukkan tablet kaporit atau bahan pembersih kimia ke dalam tempat penampungan jika tidak benar-benar perlu.
Penggunaan kimia yang tidak sesuai dosis bisa merusak lapisan dinding bagian dalamnya hingga membuatnya berbau.
Rekomendasi Toren Air Merk Auto Drain Grand

Jika tidak ingin repot dalam mengurasnya secara manual, maka toren air merk Auto Drain Grand bisa menjadi pilihannya.
Tempat penampungan yang satu ini terbuat dari HDPE murni berkualitas tinggi. Sehingga menjadikannya memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.
Toren merk Auto Drain Grand sendiri terdapat teknologi bebas kuras, sehingga memudahkan dalam perawatan dan pembersihannya.
Tempat penampungan merk Auto Drain Grand juga terdapat pipa indikator air. Pipanya sendiri berguna untuk mengecek kondisi airnya yang ada dalam torennya tanpa perlu membuka bagian tutup atasnya.
Saat ini sudah tersedia berbagai pilihan toren dengan kualitas terbaik dan menarik. Oleh karena itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace rumah toren dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.






