Pentingnya Manhole Kedap Air – Sistem penampungan air bawah tanah kini menjadi pilihan favorit bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas.
Metode tanam ini efektif untuk menghemat ruang sekaligus menjaga keindahan tampilan luar bangunan.
Namun, banyak pemiliknya sering kali mengabaikan aspek keamanan akses masuk utama pada tempat penampungan tanam tersebut.
Memahami pentingnya manhole kedap air pada toren tanam merupakan langkah penting guna menjaga kualitas airnya.
Kebocoran pada tutup akses bisa berakibat fatal bagi kesehatan seluruh pengguna. Keamanan air bersih dalam toren tanam sangat bergantung pada seberapa rapat penutupnya.
Air hujan yang membawa polutan bisa meresap masuk. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lanjut pentingnya bagian tersebut yang kedap air. Jadi, untuk selengkapnya simak artikel berikut ini.
Alasan Pentingnya Manhole Kedap Air pada Toren Tanam

Memilih sistem penampungan air bawah tanah merupakan solusi cerdas untuk mengatasi keterbatasan lahan sekaligus menjaga keindahan tampilan.
Namun, posisi torennya yang berada pada bawah permukaan tanah membuat tempat penampungan tersebut sangat rentan terhadap polutan.
Nah, berikut ini ada beberapa alasan pentingnya manhole kedap air pada toren yaitu:
1. Mencegah Air Tanah dan Air Hujan yang Kotor
Alasan paling utama adalah menjaga agar air hujan atau dari tanah yang kotor tidak merembes masuk ke dalam torennya.
Dengan manhole yang kedap air, risiko kontaminasi dari lingkungan luar bisa menekannya secara maksimal.
2. Menghalangi Masuknya Serangga dan Binatang Kecil
Celah sekecil apa pun pada penutup toren bawah tanah bisa menjadi pintu masuk bagi serangga seperti kecoa, semut, atau bahkan tikus.
3. Melindungi Air dari Kontaminasi Bakteri E-Coli
Menyadari pentingnya Manhole kedap air sangat berkaitan erat dengan pencegahan penyebaran bakteri berbahaya dari rembesan saluran drainase atau septic tank.
Perlindungan manhole yang presisi akan menjaga air tetap bersih.
4. Menjaga Tekanan Udara yang Seimbang
Manhole modern yang rancangannya kedap air biasanya memiliki sistem katup udara khusus yang memungkinkan toren “bernapas” tanpa membiarkan air masuk.
5. Mencegah Masuknya Cahaya Matahari
Manhole yang kedap biasanya memiliki desain material yang tebal dan tidak tembus pandang guna memblokir sinar matahari secara total.
Tanpa adanya cahaya yang masuk ke dalam torennya, alga atau lumut tidak akan bisa berfotosintesis dan tumbuh.
6. Menahan Beban dan Pijakan yang Berat
Manhole untuk tempat penampungan jenis tanam desainnya agar mampu menahan beban maupun seperti pijakan manusia atau kendaraan ringan.
Faktor keamanan ini sangat penting guna mencegah kecelakaan bagi siapa pun.
7. Memudahkan Perawatan dengan Sistem Penguncian Aman
Meskipun kedap air, manhole berkualitas tinggi desainnya agar tetap mudah untuk membuka dan menutup kembali saat jadwal pengurasan rutin.
Cara Membersihkan Toren Bawah Tanah yang Aman

Membersihkan penampungan air bawah tanah memerlukan perencanaan lebih teliti, hal ini karena keterbatasan oksigen dan ruang gerak.
Beberapa risiko sendiri menjadi faktor utama yang harus jadi pertimbangan sangat matang. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara dalam membersihkan toren bawah tanah yang aman yaitu:
1. Mematikan Sistem Pompa dan Aliran Listrik
Langkah pertama yang paling penting adalah memutus seluruh aliran listrik yang terhubung pada pompa air serta sensor otomatis.
2. Membuka Manhole untuk Sirkulasi Udara
Bukalah manhole dan biarkan torennya terbuka selama minimal 30 menit sebelum ada petugas yang mencoba masuk.
Langkah ini bertujuan agar udara segar bisa masuk dan menggantikan gas sisa yang mungkin terperangkap dalam torennya.
3. Menguras Air Menggunakan Pompa Submersible
Gunakanlah pompa celup khusus guna membuang sisa air dan endapan lumpur dari dasar torennya secara cepat. Jangan menggunakan ember manual secara terus-menerus.
4. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)
Petugas yang turun ke dalam toren wajib menggunakan sepatu bot karet, masker, serta helm pelindung guna keamanan maksimal.
5. Menyikat Dinding Tanpa Bahan Kimia Keras
Gunakanlah sikat plastik dengan bulu halus guna membersihkan lumut yang menempel pada dinding bagian dalam torennya. Hindari penggunaan cairan pembersih berbahan kimia keras.
6. Membilas dengan Air Bertekanan Tinggi
Gunakanlah alat penyemprot air bertekanan guna membilas sisa sabun dan kotoran dari sudut-sudut yang sulit menjangkaunya dengan tangan.
Proses pembilasan harus melakukannya secara berulang-ulang hingga air buangan terlihat jernih.
7. Melakukan Pemeriksaan Keretakan dan Kebocoran
Saat kondisi torennya sedang kosong dan bersih, periksalah setiap sudut dinding guna memastikan tidak ada retakan.
8. Menutup dan Mengunci Manhole Hingga Rapat
Setelah semua proses selesai, pastikan untuk menutup kembali manhole dan mengunci sistem pengaman secara kencang.
Rekomendasi Toren Air Tanam Grand

Salah satu rekomendasi tempat penampungan jenis tanam yaitu dengan memakai yang merknya Grand.
Toren jenis pendam merk Grand sendiri terbuat dari bahan HDPE murni tanpa material campuran lainnya.
Tempat penampungan jenis pendam merk Grand sendiri memiliki dinding yang tebal dan kuat. Hal ini menjadikannya mampu menyimpan air dengan aman tanpa khawatir retak atau bocor.
Meskipun letak dari toren jenis pendam merk Grand ini di bawah, akan tetapi tempat penampungan yang satu ini sudah anti lumut dan anti virus.
Hal ini menjadikan proses pembersihan dan perawatan mudah. Saat ini sudah tersedia berbagai pilihan toren dengan kualitas terbaik dan menarik.
Oleh karena itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace rumah toren dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.






