Bagaimana Perbaiki Pipa Toren – Masalah pipa saluran air yang bocor seringkali menjadi gangguan besar bagi kenyamanan aktivitas harian dalam rumah atau bangunan.
Tetesan air yang terus menerus bisa memicu pembengkakan biaya tagihan listrik akibat pompa yang bekerja tanpa henti.
Memahami bagaimana perbaiki pipa toren secara mandiri jadi sangat penting. Hal ini agar kerusakan tidak merembet ke area lainnya.
Memang tidak selalu harus memanggil tukang profesional jika kerusakan yang terjadi masih dalam kategori yang ringan.
penggunaan material tambalan yang tepat bisa membuat pipa saluran air kembali berfungsi normal seperti sedia kala.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan bagaimana untuk memperbaiki pipa pada tempat penampungan yang retak.
Maka dari itu, untuk tahu caranya maka bisa simak artikel berikut ini.
Bagaimana Metode Perbaiki Pipa Toren yang Retak?

Memperbaiki kebocoran pada sistem pengairan merupakan keterampilan dasar yang sangat bermanfaat untuk mencegah kerusakan struktur bangunan, akibat rembesan air yang berkelanjutan.
Pipa yang membiarkannya retak akan memicu pemborosan energi listrik, karena pompa air harus bekerja lebih sering.
Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa metode bagaimana untuk perbaiki pipa toren yang retak yaitu:
1. Menutup Aliran Air Utama
Metode pertama adalah menutup keran dari toren atau mematikan pompa, agar tidak ada air yang mengalir saat proses perbaikan.
2. Membersihkan Permukaan Pipa dengan Amplas
Gosoklah area pada sekitar retakan menggunakan amplas halus untuk menghilangkan lumut, minyak, serta kotoran yang menempel pada badan pipa.
3. Mengoleskan Lem PVC Khusus
Aplikasikan lem pipa PVC secara merata pada area yang mengalami keretakan tipis sampai seluruh celahnya tertutup dengan sangat rapat.
4. Menggunakan Lilitan Seal Tape dan Lakban Karet
Untuk retakan yang sedikit lebih besar, lilitkan seal tape pada area bocor lalu lapisi kembali dengan lakban karet yang elastis.
Tarik lakban tersebut dengan kencang agar tekanan karet menekan celah pipa secara sangat kuat.
5. Teknik Tambal Sulam dengan Belahan Pipa
Ambillah sisa potongan pipa yang memiliki diameter sama, belah menjadi dua bagian, lalu tempelkan sebagai penutup pada area retak.
Oleskan lem PVC dalam jumlah banyak pada bagian dalam belahan pipa tersebut sebelum menempelkannya dan menekannya.
6. Aplikasi Dempul Epoksi
Campurkan dua komponen dempul epoksi hingga warnanya merata, kemudian tekan-tekan material tersebut masuk ke dalam lubang atau retakan pipa.
Dempul ini akan mengeras seperti batu dalam hitungan menit dan sangat tahan terhadap tekanan air.
7. Menggunakan Klem Pipa Mekanis
Jika kebocoran terjadi pada pipa utama yang memiliki tekanan sangat tinggi, gunakan klem besi untuk menjepit bantalan karet pada atas retakan.
Baut pada klem harus mengencangkannya secara perlahan hingga air benar-benar berhenti menetes.
8. Melakukan Uji Tekanan Air
Diamkan seluruh hasil perbaikan selama minimal 1 hingga 2 jam sampai semua material perekat benar-benar kering dan juga sangat keras.
Nyalakan kembali aliran air secara perlahan sambil memperhatikan area bekas retakan secara sangat teliti.
Berbagai Jenis Tambalan untuk Pipa Toren

Mengatasi masalah kebocoran pada sistem pembuangan atau saluran air memerlukan ketepatan dalam memilih material perbaikan yang sesuai dengan jenis kerusakannya.
Setiap jenis retakan pada pipa plastik atau PVC memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga membutuhkan penanganan teknis yang sangat spesifik pula.
Berikut ini ada beberapa jenis tambalan untuk pipa toren yaitu:
1. Lem PVC Standar
Jenis tambalan pertama adalah lem cair khusus pipa yang bekerja dengan cara melunakkan permukaan plastik agar bisa menyatu secara kimiawi.
2. Dempul Epoksi Dua Komponen
Material ini terdiri dari resin dan pengeras yang harus mencampurnya secara manual sampai warnanya berubah menjadi sangat rata.
3. Lakban Anti Bocor
Lakban ini biasanya mengandung bahan kimia yang akan mengeras secara otomatis setelah membasahinya dengan air atau terpapar udara terbuka.
4. Seal Tape Kerapatan Tinggi
Seal tape biasanya penggunaannya pada bagian ulir atau drat sambungan pipa untuk mencegah rembesan air melalui celah-celah kecil ulir tersebut.
5. Sealant Silikon
Sealant silikon memiliki sifat yang sangat elastis dan tahan terhadap perubahan suhu udara, yang seringkali berganti antara panas dan dingin.
6. Lakban Karet Elastis
Lakban jenis ini tidak memiliki lem perekat pada permukaannya, namun ia akan menyatu secara sangat kuat ketika menarik dan melilitkannya secara tumpang tindih.
7. Patch Pipa PVC
Metode ini menggunakan potongan bodi pipa PVC lain yang menempelkannyamenggunakan lem kuat di atas area yang mengalami kebocoran besar.
Review Toren Air Auto Drain

Untuk pilihan tempat penampungannya, maka bisa menggunakan toren air merk Auto Drain sebagai rekomendasinya.
Karena pada tempat penampungan merk Auto Drain Grand sendiri terdapat pipa indikator air yang tidak mudah bocor.
Fungsi dari pipa indikator air pada toren merk Auto Drain yaitu untuk mengecek kondisi airnya tanpa perlu membuka bagian tutup atasnya.
Hal ini menjadikan pengecekkan jadi lebih mudah dan praktis. Pada toren merk Auto Drain sendiri sudah ada teknologi bebas kuras.
Sehingga memberikan kemudahan tersendiri bagi siapapun dalam pembersihan dan pengurasan. Sekarang ini sudah tersedia berbagai pilihan toren dengan kualitas terbaik dan menarik.
Oleh karena itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace rumah toren dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.






