Perawatan Mesin Pompa Toren – Ketersediaan air bersih merupakan jantung utama dari kenyamanan setiap aktivitas setiap hari.
Sistem penyaluran air yang lancar, sangat bergantung pada performa mesin pompa yang bekerja mengisi tempat penampungan.
Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap pemiliknya untuk memahami cara perawatan mesin pompa toren yang benar.
Banyak orang sering mengabaikan kondisi mesin pompa hingga akhirnya terjadi kerusakan fatal yang sangat menguras biaya perbaikan.
Sistem pompanya yang terawat dengan baik akan menjamin pasokan air menuju tempat penampungan tetap stabil tanpa ada hambatan.
Penggunaan mesin yang efisien juga membantu menghemat konsumsi daya listrik. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan tips merawat mesin pompa pada tempat penampungan.
Jadi, untuk tahu lebih jelasnya simak artikel berikut.
Cara Mudah Perawatan Mesin Pompa Toren

Memastikan kinerja penyaluran air tetap lancar memerlukan perhatian khusus pada perangkat penggerak utama yang bekerja setiap harinya.
Banyak pemilik sering kali lupa bahwa mesin pompa memiliki batas beban kerja yang sangat bergantung pada kondisi kebersihan lingkungannya.
Maka dari itu, berikut ini ada beberapa cara mudah perawatan mesin pada komponen tersebut yaitu:
1. Membersihkan Debu dan Kotoran Secara Rutin
Langkah pertama adalah menjaga kebersihan fisik motor pompa agar terbebas dari tumpukan debu pekat yang bisa menghambat pelepasan panas mesin.
2. Memberikan Pelindung dari Sinar Matahari dan Hujan
Pastikan mesin pompa penempatannya dalam ruangan atau memberikan penutup khusus agar tidak terpapar cuaca ekstrem secara langsung.
3. Memeriksa Kebocoran pada Setiap Sambungan Pipa
Lakukan pengecekan pada area sekitar drat sambungan pipa guna memastikan tidak ada rembesan air sekecil apa pun setiap harinya.
4. Melakukan Pelumasan pada Bagian Bearing
Jika suara putaran mesin sudah terdengar agak kasar atau mencit, berikanlah sedikit cairan pelumas pada bagian as atau bearing motor.
Pelumasan yang rutin akan mengurangi gaya gesek antar logam sehingga putaran mesin menjadi jauh lebih halus.
5. Membersihkan Filter atau Foot Valve di Dalam Sumur
Angkatlah pipa hisap secara rutin setiap 6 bulan sekali guna membersihkan saringan bawah dari endapan pasir atau lumut.
6. Mengatur Sensor Otomatis dengan Tepat
Periksalah ketepatan kerja otomatis pompa agar mesin segera mati saat kran tertutup atau saat air pada toren sudah penuh.
7. Menghindari Menyalakan Pompa Saat Sumber Air Kering
Pastikan selalu memantau ketersediaan air dalam sumur atau sumber utama sebelum menyalakan mesin pompanya menuju tempat penampungan.
8. Melakukan Pengecekan Rutin pada Instalasi Kabel Listrik
Periksalah kondisi pembungkus kabel serta baut-baut pada terminal listrik guna memastikan semuanya terpasang dengan sangat kencang dan aman.
Berbagai Ciri Mesin Pompa Toren yang Sudah Rusak

Mengenali tanda-tanda awal kerusakan pada perangkat penyaluran air merupakan langkah pencegahan yang sangat penting bagi setiap pemiliknya.
Banyak orang sering kali mengabaikan perubahan kecil pada suara atau performa mesin hingga akhirnya pompa mati total secara mendadak.
Sangat penting untuk mengetahui mesinnya yang sudah rusak. Berikut ini beberapa ciri mesin pompanya pada tempat penampungan yang sudah rusak yaitu:
1. Suara Mesin Terdengar Sangat Berisik atau Kasar
Ciri pertama yang paling mudah mengenalinya adalah munculnya suara dengungan keras atau bunyi gesekan logam tajam saat mesin beroperasi.
2. Debit Aliran Air yang Keluar Terasa Sangat Lemah
Meskipun mesin terdengar berputar dengan kecepatan penuh, namun volume air yang masuk ke dalam tempat penammpungan terasa sangat kecil.
Penurunan performa ini sering kali penyebabnya oleh impeler yang sudah terkikis atau adanya sumbatan pada pipa hisap.
3. Mesin Mengalami Panas Berlebih Secara Cepat
Bodi mesin terasa sangat panas saat menyentuhnya meskipun pompa baru saja menyala dalam jangka waktu yang tergolong singkat saja.
4. Pompa Terus Menyala Meskipun Kran Sudah Tertutup
Mesin tidak mau berhenti bekerja secara otomatis meskipun toren sudah penuh atau seluruh kran sudah ditutup.
Hal ini menandakan adanya kerusakan pada komponen pressure switch atau adanya kebocoran halus pada jalur pipa penyaluran air.
5. Munculnya Rembesan Air pada Bodi Mesin
Sering menemukan adanya tetesan atau genangan air yang keluar dari celah antara motor listrik dengan ruang pompa air.
Ciri ini merupakan tanda pasti bahwa komponen mechanical seal telah pecah atau mengalami keausan.
6. Mesin Hanya Berdengung Tanpa Adanya Putaran Motor
Saat aliran listrik nyala, mesin hanya menghasilkan suara dengung tanpa adanya pergerakan mekanis pada bagian kipas atau as motor.
Masalah ini sering kali dipicu oleh kapasitor yang sudah lemah atau adanya kemacetan total pada bagian as motor.
7. Sering Terjadi Kegagalan Saat Start Awal
Mesin membutuhkan waktu yang lama atau harus memancingnya berkali-kali menggunakan air sebelum akhirnya mampu menyedot airnya menuju tempat penampungan.
8. Tercium Aroma Bau Gosong yang Menyengat
Munculnya bau plastik terbakar atau aroma logam panas dari arah mesin merupakan tanda bahwa isolasi kumparan motor sudah mulai meleleh.
Review Toren Air Prime, Pelengkap Pompa

Agar mampu menampung air dari pompa dengan efektif, maka solusinya gunakan saja tempat penampungan merk Prime.
Toren merk yang satu ini bahan bakunya dari HDPE murni tanpa campuran material lain. Bahan HDPE sendiri terkenal akan ketahanannya yang sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.
Toren merk Prime sendiri sudah anti lumut dan anti virus. Jadi, sangat aman jika untuk menyimpan air bersih bahkan untuk langsung konsumsi.
Tempat penampungan merk Prime dindingnya kuat dan tebal, sehingga penggunaannya bisa untuk jangka waktu panjang tanpa kerusakan.
Pada saat ini sudah tersedia berbagai pilihan toren dengan kualitas terbaik dan menarik. Maka dari itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace rumah toren dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.






