Merk Tandon Air Yang Bagus – Toren atau banyak orang menyebutnya dengan tandon, pada saat ini menjadi solusi tepat untuk menampung cadangan air.
Dengan pemilihan toren yang tepat bisa menjadi langkah penting supaya air bersih selalu tersedia di berbagai tempat.
Karena pada saat ini sudah banyak merk di pasaran, akan tetapi memang perlu diketahui bahwa tidak semua tandon air yang diproduksi sama.
Apalagi soal ketahanannya terhadap lumut. Tidak jarang banyak orang yang baru saja memakai toren, tiba-tiba saja sudah mulai berlumut.
Namun tidak perlu khawatir, karena tepat pada pembahasan kali ini akan dijelaskan setidaknya 12 rekomendasi toren yang bagus dan tidak mudah berlumut.
Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini.
Berbagai Merk Tandon Air yang Bagus

Sebaiknya untuk tempat penampungan jangan salah pilih. Karena tidak semua merk toren air diproduksi dengan kualitas yang sama.
Oleh karena itu, dari segi pemilihannya sendiri juga harus yang tepat. Supaya nantinya toren air bisa digunakan dalam jangka panjang dan tidak mudah berlumut.
Berikut ini terdapat 12 merk tandon air dengan kualitas terbaik dan anti lumut yaitu:
1. Tandon Air Prime Blow 1100 Liter Hitam
Untuk rekomendasi pertama yang bisa dipilih yaitu toren air merk Prime Blow. Tandon air ini bisa menampung air hingga kapasitasnya 1100 liter.
Ukuran diameter pada toren ini mencapai 1030 mm. Kalau dari segi harga yang ditawarkan oleh toren air merk Prime Blow ini terjangkau.
Tentunya tidak membuat kantong jebol dan bisa menampung cadangan air dengan baik.
2. Tandon Air Merk Auto Drain 1200 Liter
Jika tidak ingin capek menguras, maka bisa menggunakan tempat penampungan cadangan air merk Auto Drain.
Toren dengan merk yang satu ini bisa menampung cadangan air hingga kapasitasnya 1200 liter. Untuk ukuran diameter pada toren ini mencapai 1100 mm.
Pada tempat penampungan air merk Auto Drain ini sudah tersedia teknologi bebas kuras.
3. Tandon Air Grand 1200 Liter
Selanjutnya ada toren berkualitas yang anti lumut dengan merk Grand. Toren yang satu ini bisa menampung air hingga kapasitasnya 1200 liter.
Untuk ukuran tinggi jika disertai dengan tutupnya bisa mencapai 1460 mm. Sedangkan untuk diameternya sendiri mencapai 1100 mm.
Berbagai pilihan tandon air merk Grand sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI, yang menjamin air didalamnya terbebas dari najis maupun kotoran.
4. Tandon Air Grand 3300 Liter
Rekomendasi selanjutnya yang bisa dipilih yaitu toren Grand yang bisa menampung cadangan air sebanyak 3300 liter.
Untuk ukuran tinggi sampai tutupnya sendiri mencapai 2110 mm. Jika diameter pada tempat penampungan air ini bisa mencapai 1480 mm.
Berbagai toren air plastik merk Grand terbuat dari HDPE murni dan berkualitas.
5. Tandon Air Grand 900 Liter
Sekarang ini sudah tersedia toren yang bisa masuk ruangan, yaitu tandon air merk Grand yang kapasitasnya mencapai 900 liter.
Tempat penampungan air yang satu ini memiliki ukuran tinggi sampai tutupnya mencapai 1700 mm. Untuk ukuran diameternya sendiri hanya 850 mm.
Berbagai pilihan tempat penampungan air merk Grand memiliki dinding yang kuat dan tebal.
6. Tandon Air Grand Luxe 2200 Liter
Pilihan merk toren berkualitas selanjutnya yaitu Grand Luxe. Toren yang satu ini bisa menampung air hingga 2200 liter.
Untuk ukuran tinggi sampai tutupnya bisa mencapai 1860 mm. Sedangkan ukuran diameter pada tempat penampungan ini mencapai 1240 mm.
Diproduksi menggunakan teknologi Blow Moulding, sehingga tercipta bentuk desain yang menarik.
7. Toren Air Stainless Merk Grand Vertikal 650 Liter
Tidak hanya yang bahannya dari plastik, toren merk Grand juga tersedia yang bahannya dari stainless.
Tempat penampungan satu ini bisa menyimpan air hingga kapasitasnya 650 liter. Ukuran tingginya jika dengan kaki penopang maka 1675 mm.
Sedangkan untuk diameter toren ini sendiri mencapai 760 mm.
8. Toren Air Stainless Grand Vertikal 1100 Liter
Toren air stainless Grand yang jenisnya vertikal ini, bisa menampung cadangan air hingga kapasitasnya 1100 liter.
Untuk diameternya sendiri bisa mencapai 970 mm. Berbagai varian toren berbahan stainless merk Grand menggunakan tipe 304 Bright Annealed.
9. Toren Air Stainless Grand Vertikal 1600 Liter
Selanjutnya ada tandon air yang terbuat dari stainless dengan jenis vertikal, mampu menampung cadangan air hingga 1600 liter.
Untuk ukuran diameternya sendiri mencapai 970 mm. Ukuran tinggi tandon air ini dengan kakinya bisa mencapai 2357 mm.
Berbagai pilihan toren air stainless merk Grand bisa menahan suhu tinggi dengan baik.
10. Tandon Air Stainless Horizontal Grand 1100 Liter
Selain yang jenisnya vertikal, ada juga toren dari stainless Grand yang jenisnya horizontal. Tandon yang satu ini bisa menampung air sampai kapasitasnya 1100 liter.
Ukuran diameter pada toren air ini bisa mencapai 1547 mm. Sedangkan untuk tinggi dari tandon air ini jika menggunakan kaki bisa mencapai 1220 mm.
Menggunakan berbagai pilihan tandon stainless merk Grand, dijamin anti lumut dan anti karat.
11. Toren Air Stainless Grand Horizontal 2000 Liter
Selanjutnya ada toren stainless merk Grand yang jenisnya horizontal dan bisa menampung cadangan air sampai 2000 liter.
Ukuran tingginya sampai kaki penopang bisa mencapai 1220 mm. Sedangkan untuk diameternya sendiri mencapai 2772 mm.
12. Toren Stainless Merk Grand Horizontal 3300 Liter
Nah, untuk rekomendasi yang terakhir yaitu tandon stainless merk Grand, bisa menampung cadangan air sampai 3300 liter.
Ukuran diameter pada toren air stainless ini bisa mencapai 2828 mm. Berbagai pilihan tandon stainless cocok untuk kegiatan industri, rumah sakit, hotel, maupun tempat umum lainnya.
Penempatan Toren Agar Tidak Tumbuh Lumut

Masalah pertumbuhan lumut dalam tempat penampungan air merupakan kendala klasik yang sering dihadapi oleh pemiliknya.
Ketika lumut mulai tumbuh subur, kualitas air bersih akan menurun drastis karena tercemar. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa penempatan toren agar tidak mudah tumbuh lumut yaitu:
1. Menempatkan Toren pada Area Bawah Atap
Meletakkan toren pada area kolong atap atau teras belakang akan menghalangi sinar matahari jatuh langsung mengenai tempat penampungannya.
Kondisi lingkungan yang teduh ini secara otomatis menghentikan proses fotosintesis lumut.
2. Memasang Toren Menggunakan Sistem Pendam
Menanam toren dalam tanah merupakan metode penempatan yang sangat efektif karena tanahnya menghalangi seluruh cahaya matahari.
3. Meletakkan Tandon di Sisi Barat Bangunan
Posisikan toren pada area barat yang terhalang oleh dinding utama bangunan agar terlindung dari terik matahari pagi hingga siang.
4. Memanfaatkan Rimbunnya Pohon Besar
Menaruh tempat penampungan pada bawah naungan pohon rindang merupakan cara alami yang sangat baik untuk mengurangi panas matahari.
5. Membangun Rumah Toren Khusus (Housing Tank)
Membuatkan bangunan kecil berbentuk kotak kayu atau bata untuk menyelimuti toren merupakan investasi yang cerdas. Rumah pelindung ini menghalangi 100% sinar ultraviolet dan air hujan.
6. Menaruh Toren Dalam Ruang Khusus
Menempatkan tempat penampungan air dalam ruangan khusus seperti area cuci atau loteng bagian dalam, menjadi salah satu keputusan cerdas tersendiri.
7. Memposisikan Toren pada Area Celah Antar Dinding
Memanfaatkan gang sempit atau sela antara dinding dengan pembatas tetangga bisa mencobanya. Celah ini biasanya minim terkena paparan sinar matahari langsung.
8. Membuat Menara Toren dengan Atap Kanopi
Jika harus memasang toren pada atas menara tinggi, pastikan untuk menambahkan atap kanopi ringan pada bagian atasnya. Kanopi pelindung mampu menghalau sinar matahari pada siang hari.
Kesalahan Fatal Saat Pasang Toren

Sistem penyaluran air bersih dalam sebuah bangunan modern sangat bergantung pada keandalan pemasangan tempat penampungannya.
Pemasangan toren baik yang berukuran sedang maupun kapasitas ekstra besar, menuntut ketelitian yang tinggi. Berikut ini beberapa kesalahan fatal saat pasang tempat penampungan yaitu:
1. Membuat Pondasi Dudukan yang Tidak Rata
Membiarkan bagian dasar toren bertumpu pada semen luar yang miring atau berkerikil tajam akan merusak kestabilan fisik tempat penampungannya.
2. Memasang Toren Tanpa Adanya Pipa Ventilasi
Menutup lubang manhole atas secara rapat tanpa menyediakan pipa ventilasi merupakan kesalahan fatal bagi ketahanan fisik toren.
3. Menyambungkan Pipa Outlet Langsung ke Pompa
Menyatukan pipa dari toren langsung ke pompa pendorong merupakan kekeliruan yang sering terjadi. Getaran dari pompa bisa menghantam sambungan drat secara terus-menerus.
4. Menggunakan Ukuran Pipa yang Terlalu Kecil
Memperkecil diameter pipa pengeluaran utama dari toren demi menghemat anggaran bahan bangunan sangat tidak direkomendasikan. Sebaiknya pakai pipa dengan ukuran yang pas.
5. Memasang Stop Kran (Ball Valve) Berkualitas Rendah
Memilih kran penutup aliran air berbahan plastik tipis yang mudah rapuh menyulitkan agenda perawatan. Kran yang rusak tidak akan mampu menahan laju air saat terjadi kebocoran pipa.
6. Menempatkan Posisi Toren di Bawah Kabel Listrik
Kesalahan fatal adalah mendirikan menara besi penopang toren pada area yang bersilangan dengan jalur kabel luar.
Kedekatan jarak bentangan kabel sangat berbahaya karena mampu memicu risiko induksi arus listrik.
7. Kurang Melilitkan Seal Tape Secara Tebal dan Padat
Mengoleskan perekat seadanya tanpa lilitan seal tape yang rapat merupakan pantangan keras tersendiri. Sebaiknya lilitkan seal tape secara tebal dan padat.
Pada saat ini sudah tersedia berbagai pilihan toren dengan kualitas terbaik dan menarik. Oleh karena itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace rumah toren dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!





